Forum Kurikulum Auditor Forensik -LSPAF

audit-forensik-1

audit-forensik-1Melanindaklanjuti Kerjasama antara Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) dan Program Studi Akuntansi FPEB UPI dalam acara seminar Nasional Tantangan Sertifikasi Kompetensi Akuntansi dan Opening Ceremony Certified Public Accoutant (CPA), Certified Islamic Professional Accountant (CIPA), Tes Center, TUK LSP Auditor Forensik dan Tax Center. Pada hari Selasa (3/10/2017) Program Studi Akuntansi Fakultas Pendidikan Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia kembali mengikuti kegiatan  forum penyesuaian kurikulum pendidikan dan pelatihan (DIKLAT) Audit Forensik dan Digital Forensik antara LSPAF – Perguruan Tinggi – Lembaga Diklat. Kegiatan diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) digedung Barat BPKP Lantai 4 Jl. Pramuka No 33 Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF), perwakilan Badan Reserse Kriminal (BARESKRIM) Kepolisian Negara Republik Indonesia, perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), lembaga pendidikan dan pelatihan dan para undangan dosen perguruan tinggi se Indonesia. PAda kesempatan ini dosen Program Studi Akuntansi yang ditugaskan oleh Dekan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Prof. Dr. H. Agus Rahayu, MP dan Ketua Program Studi Akuntansi Dr. Agus Widarsono, SE., M.Si., Ak., CA., QMSA, CPA yaitu Dr. Rozmita Dewi Yuniarti Rozali, S.Pd., M.Si selaku dosen pengampu matakuliah Audit dan Ahli Anti Fraud/Audit Forensik dan Yana Setiawan, S.Pd., MM selaku asisten dosen mata kuliah Etika Bisnis dan Profesi dan Sistem Pengandalian Manajemen di Program Studi Akuntansi Fakultas Pendidikan Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia. 

Kegiatan pertama diawali dengan penyampaian laporan Ketua Pelaksana dari Bapak Sudarsono sekaligus Bendahara Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF). Kegiatan kedua yaitu sambutan dari Bapak Ubaidillah selaku Ketua embaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF). Beliau menyampaikan tentang profile lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) yaitu tentang pendiri lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) dari  3 institusi yaitu Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kejaksaan. Sudah berdiri dari Tahun 2011, kemudian meraih lisensi seritifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada tahun 2015. Sejak Tahun 2015 telah menerbitkan dan meluluskan auditor forensik sebanyak 687 sertifikat dan auditor forensik. Pada kesempatan ini beliau menjelaskan bahwa lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) tidak mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan, akan tetapi menyelenggarakan kegiatan uji seritifkasi auditor forensik. Sedangkan untuk pendidikan dan pelatihan (DIKLAT) diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi yang telag memiliki kerjasama atau MOU dengan lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) seperti Program Studi Akuntansi Fakultas Pendidikan Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia. Beliau juga menyampaikan bahwa forum ini sebagai media diskusi dalam rangka penyesuaian kurikulum di lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) dengan kurikulum pada Program Studi Akutansi di perguruan tinggi di Indonesia yang menyeleanggarakan kerjasama atau MOU. 

audit-forensik-3audit-forensik-4audit-forensik-7

Kegiatan ketiga yaitu sambutan dan pembukaan dari Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Beliau menyampaikan tentang peran dari Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) sebagai institusi yang dilahirkan dari 3 instusi pemerintah yang mngembangkan model dalam pencegahan dan penindakan korupsi melalui seritifkasi auditor forensik. Melalui lembaga ini menjadi solusi bagi masalah penanganan dan penindakan korupsi di Indonesia. Kemudian melalui lembaga ini posisi auditor forensik menjadi sangat strategis dan menjadi mitra strategis pemerintah pusat, daerah dan sampai tingkat desa dalam penyelenggerakan pemerintahan yang baik. Sambutan dan pembukaan ditutup dengan pesan bahwa semoga kegiatan forum ini bermanfaat bagi semua lembaga yang hadir.  Kegiatan keempat yaitu diskusi dan sharing tentang  penyesuaian kurikulum di lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) dengan kurikulum pada Program Studi Akutansi di perguruan tinggi di Indonesia yang diisi oleh Mulyadi, SE., CrFA selaku Kepala Bidang Sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) , Ruhiyat, MBA Kelapa Bidang Mutu Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) dan Roni Sadrah, MT En Ce sebagai Direktur Bounga Informatic dan Solusi Informatika Indonesia.

Dekan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Prof. Dr. H. Agus Rahayu, MP dan Ketua Program Studi Akuntansi  Dr. Agus Widarsono, SE., M.Si., Ak., CA., QMSA, CPA  menugaskan dosen Program Studi Akuntansi  yaitu Dr. Rozmita Dewi Yuniarti Rozali, S.Pd., M.Si selaku dosen pengampu matakuliah Audit dan Ahli Anti Fraud/Audit Forensik dan Asisten Dosen Program Studi Akuntansi yaitu Yana Setiawan, S.Pd., MM selaku asisten dosen mata kuliah Etika Bisnis dan Profesi dan Sistem Pengandalian Manajemen Program Studi Akuntansi Fakultas Pendidikan Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia berharap agar Universitas Pendidikan Indonesia khususnya Prodi Akuntasi FPEB  terlibat aktif dalam kegiatan profesi akuntansi khususnya auditor forensik. Selain itu juga agar  mendapatkan wawasan, bahan, materi, kurikulum, modul berkaitan dengan  audit forensik yang nantinya akan digunakan sebagai bagian dari Program Pendidikan dan Pelatihan Auditor Forensik yang diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi FPEB UPI bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LPAF) dalam waktu deukat ini.